Latest Program: Pertamina’s UMiMAX Aims to Add 1,000 More Beneficiaries
Latest Program – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program UMiMAX (Ultra Mikro Pertamina Aksi). Inisiatif ini dirancang untuk mendukung usaha mikro yang sangat kecil, terutama bagi kelompok rentan seperti pekerja informal, guru kontrak, penyandang disabilitas, dan warga prasejahtera. Dengan memperluas jaringan penerima manfaat, Pertamina ingin menciptakan kesempatan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
UMiMAX: Memperkuat Usaha Mikro yang Sempit
Program UMiMAX tidak hanya menyediakan akses ke modal usaha tetapi juga pendampingan, pelatihan, serta penguatan kapasitas bagi peserta. Pendekatan holistik ini bertujuan menumbuhkan usaha yang mandiri, sekaligus memperluas jaringan pelaku usaha mikro. Sesi pelatihan mencakup teknik manajemen, strategi pemasaran, dan pengembangan keterampilan dasar, sehingga peserta bisa membangun bisnis yang lebih produktif.
Dalam peluncuran terbaru UMiMAX Batch 2026, Pertamina menargetkan 1.000 penerima manfaat tambahan. Program ini terus mengoptimalkan mekanisme distribusi bantuan untuk memastikan cakupan wilayah yang lebih luas. Dukungan dari Pertamina mencakup penyediaan alat produksi, bahan baku, serta akses ke pasar yang lebih besar, yang sangat penting bagi usaha mikro yang kesulitan memperoleh sumber daya.
Penyaluran Bantuan dan Inisiatif Komprehensif
Pada periode sebelumnya, program UMiMAX telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1,17 miliar dan mendorong lahirnya 168 usaha baru. Sektor yang paling banyak menerima manfaat adalah Kopling (kopi keliling), Warmindo, dan Mini ATM, yang menunjukkan adaptasi program terhadap kebutuhan pasar lokal. Berdasarkan laporan terkini, total omset yang tercipta mencapai Rp 2,7 miliar pada Januari-April 2026, dengan margin usaha sekitar Rp 858 juta.
βSaya berterima kasih kepada Pertamina karena program ini membuka peluang baru bagi saya. Sebelumnya, saya bekerja di cafe, kadang ojol, kadang kuli bangunan. Kini, saya bisa memiliki usaha sendiri dan memperbaiki kualitas hidup,β kata salah satu penerima manfaat.
Dukungan Pertamina melalui UMiMAX juga mencakup akses ke jaringan keuangan, pelatihan digital, dan pengawasan berkala untuk memastikan keberlanjutan usaha. Dengan memperkenalkan teknologi dan pemasaran modern, peserta program diharapkan bisa meningkatkan daya saing dalam lingkungan ekonomi yang dinamis. Selain itu, keberhasilan UMiMAX menjadi bukti bahwa perusahaan BUMN dapat berperan aktif dalam mengurangi kesenjangan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.
Peluncuran Batch 2026: Fokus pada Inklusivitas
Program UMiMAX Batch 2026 diluncurkan secara resmi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, pada Jumat (10/7). Acara ini dihadiri oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam sambutannya, Iriawan menegaskan bahwa UMiMAX merupakan bagian dari strategi Pertamina dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
VP Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, menambahkan bahwa UMiMAX tidak hanya menjangkau sektor tradisional tetapi juga mendukung inovasi dalam usaha mikro. βProgram ini memberikan pendampingan berkelanjutan dan bantuan infrastruktur, sehingga peserta bisa berkembang secara optimal,β jelas Baron. Pendaftaran dibuka secara terbuka, dengan kriteria seleksi yang mempertimbangkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Target 1.000 penerima manfaat tambahan dalam Batch 2026 mencerminkan komitmen Pertamina untuk memperluas dampak sosial dan ekonomi. Dukungan ini berupa alokasi dana, alat produksi, serta pelatihan berkelanjutan, yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan usaha mikro. Dengan menggabungkan akses ke sumber daya dan pelatihan, UMiMAX menjadi program yang berpotensi mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.
