𝕏 f WA
Otomotif

Fast Charging 2W Ber-TKDN 50 Persen di GIIAS 2026, Isi Daya Motor Listrik Cuma 15 Menit

Fast Charging 2W Ber-TKDN 50 Persen di GIIAS 2026, Isi Daya Motor Listrik Cuma 15 Menit
Foto : Christopher Johnson - nusautama.com

Fast Charging 2W Ber TKDN 50 Persen di GIIAS 2026

Nusautama.com – PT Dharma Polimetal Tbk atau yang dikenal dengan kode saham DRMA resmi memamerkan inovasi terbaru dalam bidang pengisian daya kendaraan listrik roda dua. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, perusahaan menghadirkan Fast Charging 2W Ber TKDN 50 Persen yang menjadi solusi pengisian cepat untuk motor listrik. Inovasi ini hadir bersamaan dengan teknologi Buffer Charging yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Capaian TKDN dan Teknologi Pengisian Cepat

Kedua produk pengisian daya yang diperkenalkan oleh DRMA telah berhasil memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar lima puluh persen. Pencapaian ini merupakan indikator penting bahwa teknologi pengisian daya kendaraan listrik roda dua telah banyak menggunakan komponen buatan dalam negeri. Dengan status Fast Charging 2W Ber TKDN 50 Persen, produk ini tidak hanya memenuhi syarat teknis, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah industri lokal.

Sistem Fast Charging yang dikembangkan mampu mengisi daya baterai motor listrik dalam waktu sekitar lima belas menit. Durasi pengisian yang relatif singkat ini menjadi keunggulan signifikan dibandingkan dengan metode pengisian konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama. Pengguna motor listrik kini dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir kehabisan daya karena proses pengisian yang cepat dan efisien.

Sementara itu, teknologi Buffer Charging menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi karena dapat dipindahkan ke berbagai lokasi strategis. Solusi ini sangat cocok untuk daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur pengisian daya, seperti kawasan perkebunan, pertambangan, dan wilayah industri tertentu. Kehadiran kedua teknologi ini menunjukkan komitmen DRMA dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif.

Visi dan Strategi Pengembangan Ekosistem EV

Peluncuran produk-produk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang DRMA dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi. Perusahaan tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga memastikan bahwa proses pengisian daya dapat dilakukan dengan cepat, praktis, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurut Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal, Fast Charging 2W Ber TKDN 50 merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem EV yang berdaya saing.

Dalam hal ini, Fast Charging merupakan fondasi utama untuk membangun ekosistem EV yang terintegrasi, berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan industri nasional.

β€” Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Irianto Santoso saat menghadiri acara di ICE BSD, Tangerang Selatan, pada Sabtu (1/8). Ia menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan posisi sebagai pelopor dalam menghadirkan solusi kendaraan listrik yang inovatif, andal, dan mudah dijangkau masyarakat. Dengan dukungan teknologi lokal yang kuat, DRMA yakin dapat berkontribusi signifikan terhadap transisi energi di Indonesia.

Sebagai tahap awal, pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi tersebut akan diterapkan melalui proyek percontohan di lingkungan operasional Dharma Group. Setelah fase percontohan selesai, pengembangan akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi strategis bersama pemerintah, pelaku industri, institusi, dan berbagai mitra terkait. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh Indonesia.

Setelah itu, pengembangan akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi strategis bersama pemerintah, pelaku industri, institusi, dan berbagai mitra terkait untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan berdaya saing.

β€” Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal

Dengan pencapaian TKDN lima puluh persen dan teknologi pengisian cepat yang efisien, Fast Charging 2W Ber TKDN 50 Persen menjadi langkah penting dalam mendukung mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Kehadiran produk ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap motor listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

(Nanda Prayoga/JawaPos.com)

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *