The Indonesia Pro-Am 2026: Andy Xu dan Duet Thailand-Indonesia Sabet Gelar di Gunung Geulis
Andy Xu Kuasai Kategori Individual
Nusautama.com – Pegolf berusia 24 tahun asal Tiongkok, Andy Xu, mengunci gelar juara individual pada turnamen The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026. Bermain di Gunung Geulis Country Club, Bogor, Xu menyelesaikan tiga putaran dengan agregat 195 pukulan, setara 18 under par.
Xu memulai putaran final dari puncak klasemen dan tidak pernah kehilangan kendali atas persaingan. Tekanan datang dari Darcy Brereton (Australia), yang pada akhirnya harus puas di posisi kedua dengan total 196 pukulan atau 17 under par.
Drama terjadi di penghujung permainan. Setelah mencatat bogey di hole 14, Xu langsung membalas dengan birdie di hole 15. Dari situ, ia melanjutkan dengan tiga birdie beruntun pada tiga hole terakhir untuk memastikan kemenangan secara definitif.
“Saya hanya berkata pada diri sendiri sebelum setiap putt, ‘Lakukan saja putt yang bagus. Ini sama seperti semua putt yang Anda latih. Jangan pikirkan skornya.’ Dan kemudian bola-bola itu pun masuk.”
Suyasri–Moore Pertahankan Puncak Klasemen Beregu
Di kategori beregu, pasangan Parathakorn Suyasri (Thailand) bersama Luke Evan Moore (amatir) berhasil mempertahankan posisi teratas hingga akhir putaran final yang berlangsung pada Jumat (21/8). Keduanya menutup tiga putaran dengan skor gabungan 180 pukulan atau 33 under par.
Unggul satu pukulan atas runner-up, Suyasri dan Moore menggeser pasangan Gabriele De Barba (Italia)/Andree Harahap (amatir) yang finis di angka 181. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan mereka sebagai juara beregu dalam turnamen yang termasuk kalender Asian Development Tour (ADT).
“Saya sangat senang. Luke adalah seorang pemain yang sangat menakjubkan. Dia sangat memahami kondisi lapangan Gunung Geulis ini. Kami menjadi tim yang sangat baik. Kami memiliki tiga hari yang sangat menyenangkan.”
Peringkat Lainnya
Posisi ketiga secara bersama ditempati oleh Kosuke Hamamoto (Thailand)/Alwin Ciputra serta Jazz Janewattananond (Thailand)/Matthew Wanandi, keduanya mencatat total 182 pukulan. Sementara itu, Michael Ortolani (Italia) berpasangan dengan Maureen Shavelle Yose harus puas di peringkat kelima dengan agregat 183 pukulan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Duet Thailand Indonesia Juara Beregu The Indonesia?
Duet Thailand Indonesia Juara Beregu The Indonesia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Duet Thailand Indonesia Juara Beregu The Indonesia matter?
Duet Thailand Indonesia Juara Beregu The Indonesia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
