Nusautama.com – Winamp, pemutar MP3 legendaris yang pernah mendominasi desktop Windows sebelum era layanan streaming musik, bakal kembali dengan wajah baru.
Namun, kebangkitan Winamp kali ini tidak sekadar menghadirkan kembali pemutar musik klasik yang dikenal dengan tampilan dan skin yang bisa dikustomisasi sesuka hati.
Winamp menggandeng Deezer untuk melahirkan pemutar musik baru yang akan dibekali layanan berlangganan premium miliknya sendiri.
Seperti dilansir dari Engadget , melalui kemitraan tersebut, Deezer akan menyediakan teknologi streaming berlabel putih atau white-label sekaligus katalog musik berlisensi untuk layanan baru Winamp .
Sementara itu, Winamp akan tetap memegang kendali atas produk, merek, dan hubungan dengan para pelanggannya.
Berdasarkan pengumuman resmi, pemutar musik baru Winamp akan menggabungkan layanan berlangganan tersebut dengan dukungan untuk file musik lokal, radio internet, podcast, serta pustaka musik yang tersimpan di cloud.
Menariknya, aplikasi baru tersebut tidak akan menggantikan pemutar desktop klasik Winamp. Keduanya akan tetap hadir berdampingan.
Winamp mengklaim versi orisinal aplikasinya masih memiliki lebih dari 40 juta pengguna aktif di seluruh dunia.
Setelah layanan baru diluncurkan, teknologi streaming berbasis Deezer juga akan ditambahkan ke versi klasik tersebut.
Kemitraan dengan Deezer juga menjadi bagian dari upaya perusahaan streaming tersebut untuk kembali memperkuat bisnis white-label.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Winamp Bangkit Kembali dan Tawarkan Layanan?
Winamp Bangkit Kembali dan Tawarkan Layanan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Winamp Bangkit Kembali dan Tawarkan Layanan matter?
Winamp Bangkit Kembali dan Tawarkan Layanan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
