NusaUtama
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Karhutla Masih Parah, Pembatalan Penerbangan di Bandara Kotim Berlanjut

Published Oktober 23, 2026 · Updated Oktober 23, 2026 · By Christopher Johnson - nusautama.com

Foto : Christopher Johnson - nusautama.com

Karhutla Masih Parah, Pembatalan Penerbangan di Bandara Kotim Berlanjut

Nusautama.com – Karhutla Masih Parah Pembatalan Penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih berlanjut. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat jarak pandang belum memenuhi persyaratan keselamatan untuk penerbangan dari maupun menuju Sampit.

Gangguan ini memengaruhi layanan tiga maskapai, yaitu NAM Air, Wings Air, dan Super Air Jet. Ketiganya masih memantau perkembangan cuaca serta kondisi asap sebelum dapat memastikan penerbangan kembali berjalan normal. Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama selama visibilitas di area bandara belum membaik.

NAM Air Memperpanjang Masa Pembatalan

NAM Air memutuskan memperpanjang pembatalan jadwal penerbangannya hingga 25 Oktober 2026. Sebelumnya, maskapai tersebut telah menghentikan sementara penerbangan sampai 15 Oktober. Namun, kabut asap yang masih mengganggu jarak pandang membuat operasional belum bisa dilanjutkan seperti biasa.

“Untuk saat ini pembatalan penerbangan kita lakukan sampai dengan tanggal 25 Oktober,” kata District Manager NAM Air Sampit, Harli Rahman, di Sampit, Jumat (23/10).

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa pembukaan kembali penerbangan tidak hanya bergantung pada kesiapan maskapai dan pesawat. Kondisi sekitar landasan, termasuk jarak pandang bagi pesawat saat lepas landas maupun mendarat, harus benar-benar memenuhi standar keselamatan.

Asap tebal dapat membatasi pandangan awak pesawat saat melakukan pendekatan ke bandara. Karena itu, maskapai memilih menunda perjalanan ketika situasi belum aman. Langkah ini diambil untuk melindungi penumpang, awak kabin, pilot, serta seluruh petugas yang terlibat dalam kegiatan penerbangan.

Dampak bagi Mobilitas Warga Kotawaringin Timur

Berlanjutnya Karhutla Masih Parah Pembatalan Penerbangan turut menghambat mobilitas warga yang bergantung pada jalur udara dari Bandara Haji Asan Sampit. Penumpang dengan agenda pekerjaan, perjalanan dinas, kepentingan keluarga, maupun rencana perjalanan lain perlu menyesuaikan kembali jadwal mereka.

Bandara Haji Asan Sampit memiliki peran penting dalam konektivitas Kotawaringin Timur. Ketika penerbangan dihentikan sementara, perjalanan dari dan ke Sampit melalui udara tidak dapat dilakukan sesuai jadwal semula. Kondisi ini juga membuat calon penumpang perlu lebih cermat mencari informasi terbaru sebelum berangkat ke bandara.

Maskapai memberikan pemberitahuan pembatalan lebih awal agar penumpang memiliki waktu untuk mengatur ulang perjalanan. Dengan demikian, calon penumpang dapat mempertimbangkan perubahan jadwal, menunda keberangkatan, atau mengikuti arahan layanan pelanggan maskapai terkait penerbangan yang terdampak.

Kabut Asap Menjadi Pertimbangan Keselamatan

Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menghasilkan asap yang dirasakan masyarakat di daratan, tetapi juga memengaruhi sektor transportasi. Dalam penerbangan, jarak pandang merupakan faktor penting karena menentukan kelayakan pesawat untuk bergerak di landasan, terbang, dan mendarat dengan aman.

Situasi Karhutla Masih Parah Pembatalan Penerbangan di Sampit memperlihatkan bahwa pemulihan jadwal sangat bergantung pada perubahan kondisi di lapangan. Apabila kabut asap menipis dan visibilitas kembali memenuhi kebutuhan operasional, maskapai dapat melakukan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya.

Hingga saat itu, penundaan atau pembatalan menjadi bentuk pencegahan yang diperlukan. Penumpang sebaiknya tidak hanya mengandalkan jadwal awal, karena kondisi asap dan cuaca dapat berubah. Konfirmasi langsung kepada maskapai tetap menjadi cara paling tepat untuk memperoleh status penerbangan terbaru.

FAQ Pembatalan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit

Sampai kapan pembatalan penerbangan NAM Air berlangsung?

NAM Air menyatakan pembatalan penerbangan dilakukan hingga 25 Oktober 2026. Jadwal setelah periode tersebut tetap bergantung pada perkembangan kabut asap, cuaca, dan jarak pandang di Bandara Haji Asan Sampit.

Maskapai apa saja yang terdampak kabut asap di Sampit?

Maskapai yang disebut masih melanjutkan pembatalan penerbangan adalah NAM Air, Wings Air, dan Super Air Jet. Penumpang perlu mengecek pembaruan dari maskapai masing-masing karena informasi operasional dapat berubah mengikuti kondisi keselamatan.

Apa yang perlu dilakukan penumpang sebelum menuju bandara?

Penumpang disarankan memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi maskapai sebelum berangkat. Langkah ini penting agar penumpang mengetahui apakah penerbangan tetap dibatalkan, mengalami perubahan jadwal, atau sudah dapat kembali beroperasi.

Mengapa penerbangan tidak langsung dibuka kembali?

Penerbangan baru dapat dijalankan apabila jarak pandang dan kondisi operasional di sekitar bandara aman. Selama kabut asap masih menghambat visibilitas, maskapai akan mengutamakan keselamatan daripada memaksakan penerbangan berlangsung.

Related Reading