NusaUtama
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini, Harapan Kesepakatan AS-Iran Meredup

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Christopher Wilson - nusautama.com

Foto : Christopher Wilson - nusautama.com

Ekuitas Minyak Global Turun di Pembukaan Jumat, Prospek Perjanjian AS–Iran Menipis

Nusautama.com – Kontrak berjangka minyak mentah di pasar internasional kompak bergerak ke bawah pada pembukaan perdagangan Jumat (28/8). Sentimen negatif dipicu oleh meredanya ekspektasi tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran.

Konteks Geopolitik: Sikap Trump dan Pernyataan Gedung Putih

Berdasarkan laporan Bloomberg, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kepada para mediator bahwa dirinya tidak memiliki minat untuk kembali ke ketentuan gencatan senjata dengan Iran yang disepakati pada Juni.

Pernyataan itu memupus harapan bahwa skema pembagian pendapatan antara Iran dan Oman terkait Selat Hormuz dapat menjadi pintu masuk menuju perjanjian lebih luas dengan Washington—perjanjian yang berpotensi membuka aliran pasokan tambahan melalui jalur perairan tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan pada Kamis bahwa Amerika Serikat tidak sedang melakukan negosiasi dengan Iran dan bahwa blokade akan terus diberlakukan.

Reaksi Pasar dan Pandangan Analis

"Sudah ada banyak upaya gencatan senjata yang gagal sebelumnya, sehingga pasar enggan bergerak terlalu dini," ujar Saul Kavonic, analis energi senior di MST Marquee.

Menurut data Investing pada pukul 08:29 WIB, kontrak berjangka Brent anjlok 0,30 poin atau setara 0,34 persen ke posisi 88,23 dollar per barel. Meski demikian, level tersebut masih lebih tinggi dibanding perdagangan Jumat (21/8) pagi yang tercatat di 86,53 dollar per barel.

Di sisi lain, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi 0,27 poin atau 0,32 persen ke 83,23 dollar per barel, tetap berada di atas level perdagangan Rabu pagi sebelumnya yakni 81,96 dollar per barel.

Aliran Pasokan dari Teluk Persia dan Aktivitas Arab Saudi

Di tengah ketegangan diplomatik, sejumlah volume minyak mentah tampak mulai bergerak keluar dari Teluk Persia. Perkiraan para trader yang memantau aktivitas pengiriman kargo menunjukkan sekitar 6 juta hingga 8 juta barel per hari kini melintasi jalur perairan tersebut.

Peningkatan volume pengiriman ini turut membantu menahan lonjakan harga minyak mentah global. Citra satelit memperlihatkan bahwa Arab Saudi—eksportir minyak mentah terbesar di dunia—tampak meningkatkan aktivitas pemuatan minyak di dalam Teluk Persia.

Perpindahan rute pengiriman tersebut diduga merupakan respons terhadap ancaman yang dilancarkan militan Houthi Yaman terhadap ekspor minyak melalui Laut Merah.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini Harapan?

Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini Harapan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini Harapan matter?

Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini Harapan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.