Jumlah Penumpang Kereta di Jakarta hampir Tembus 9 Juta pada 2026
Penumpang Kereta di Jakarta Mendekati 9 Juta Orang hingga Akhir September 2026
Nusautama.com – Mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api dari dan menuju Jakarta terus menunjukkan peningkatan sepanjang 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah melayani 8.978.272 penumpang dalam periode 1 Januari sampai 28 September 2026. Angka tersebut membuat jumlah pengguna kereta di wilayah ini hampir mencapai sembilan juta orang sebelum tahun berakhir.
Capaian itu tumbuh sekitar enam persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025. Pada rentang Januari hingga 28 September tahun lalu, KAI Daop 1 Jakarta mencatat pelayanan kepada 8.503.187 penumpang. Dengan demikian, terdapat tambahan kurang lebih 475 ribu pelanggan pada periode yang sama tahun ini.
Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi gambaran bahwa kereta api tetap memiliki peran penting bagi perjalanan masyarakat. Layanan ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan antarkota, aktivitas kerja, kunjungan keluarga, hingga keperluan lainnya yang membutuhkan moda transportasi terjadwal.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi salah satu indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api," kata Franoto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (28/9).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya terjadi di sisi angkutan penumpang. Sektor logistik juga mencatat perkembangan yang lebih tinggi. Selama 1 Januari hingga 28 September 2026, volume barang yang diangkut di wilayah kerja Daop 1 Jakarta mencapai 2,56 juta ton.
Jumlah angkutan barang itu naik sekitar 20 persen dibandingkan periode yang setara pada 2025. Kenaikan pada dua jenis layanan tersebut memperlihatkan posisi perkeretaapian sebagai bagian dari penunjang mobilitas manusia sekaligus pergerakan distribusi logistik.
Pelayanan dan Ketepatan Waktu Terus Diperkuat
Bertambahnya pengguna menuntut kualitas layanan yang terus dijaga. KAI Daop 1 Jakarta menempatkan keselamatan sebagai salah satu fokus utama, bersamaan dengan upaya menjaga ketepatan waktu perjalanan. Dua hal tersebut menjadi unsur yang sangat menentukan pengalaman pelanggan, terutama ketika kereta digunakan untuk perjalanan dengan jadwal yang telah direncanakan.
Peningkatan juga diarahkan pada fasilitas di stasiun, pengembangan layanan digital, serta konektivitas dengan moda transportasi lain. Konektivitas antarmoda penting karena perjalanan pelanggan tidak selalu dimulai atau berakhir di area stasiun. Kemudahan melanjutkan perjalanan dapat membantu masyarakat menjadikan kereta sebagai bagian yang lebih praktis dari aktivitas sehari-hari.
Pelayanan di stasiun maupun di dalam perjalanan turut diperkuat melalui layanan pelanggan dan berbagai sarana pendukung. Fasilitas bagi pelanggan prioritas serta penyandang disabilitas menjadi bagian dari perhatian. Selain itu, tersedia pula layanan kesehatan, ruang tunggu, ruang laktasi, dan fasilitas perjalanan lainnya.
Ketersediaan fasilitas tersebut ditujukan agar perjalanan kereta dapat diakses oleh lebih banyak kelompok pelanggan dengan kebutuhan yang beragam. Bagi penumpang, kenyamanan tidak hanya ditentukan saat berada di dalam rangkaian kereta, tetapi juga sejak tiba di stasiun hingga melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir.
Operasional Ramah Lingkungan Jadi Perhatian
Di tengah peningkatan layanan, KAI Daop 1 Jakarta juga menjalankan langkah terkait keberlanjutan. Salah satunya melalui pemakaian bahan bakar B50 dalam mendukung operasional sarana perkeretaapian. Penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat transportasi berkelanjutan.
Di area Daop 1 Jakarta, pemanfaatan B50 telah mencapai sekitar 6,5 juta liter. Bahan bakar tersebut digunakan untuk mendukung pengoperasian lokomotif yang melayani sekitar 79 nomor perjalanan kereta api dan 49 kereta pembangkit.
Upaya keberlanjutan juga diterapkan melalui penataan lingkungan stasiun. Penambahan dan perawatan pepohonan serta tanaman terus didorong, bersamaan dengan pengelolaan lingkungan di sekitar fasilitas layanan. Ruang stasiun yang semakin hijau dapat menjadi bagian dari suasana perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna.
Sejumlah stasiun juga menyediakan water station untuk pelanggan. Fasilitas ini memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum dan pada saat yang sama mendukung pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Kebiasaan membawa wadah minum sendiri dapat menjadi pilihan sederhana bagi pelanggan selama melakukan perjalanan.
Peran Strategis Kereta untuk Mobilitas dan Logistik
Pertumbuhan angkutan penumpang serta barang menunjukkan peran kereta api yang semakin strategis. Untuk masyarakat, kereta menyediakan pilihan perjalanan dengan jadwal yang teratur. Sementara bagi pengiriman logistik, peningkatan volume angkutan barang menandakan penggunaan jalur rel tetap relevan dalam menopang distribusi.
KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan melanjutkan penguatan keselamatan, kualitas fasilitas, pelayanan digital, integrasi antarmoda, dan prinsip transportasi yang lebih ramah lingkungan. Dengan jumlah pelanggan yang mendekati sembilan juta orang hingga 28 September 2026, konsistensi pelayanan menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan pengguna pada masa mendatang.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jumlah Penumpang Kereta di Jakarta hampir?Jumlah Penumpang Kereta di Jakarta hampir is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jumlah Penumpang Kereta di Jakarta hampir matter?Jumlah Penumpang Kereta di Jakarta hampir matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.