Bridgestone Pemasok Ban Tunggal untuk Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E
Bridgestone Siap Menjadi Pemasok Ban Tunggal Formula E Mulai Musim 2026/27
Nusautama.com – Bridgestone Corporation akan memasuki babak baru di dunia balap mobil listrik dengan menjadi pemasok ban tunggal untuk Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E pada musim 2026/27. Peran tersebut menempatkan Bridgestone sebagai salah satu unsur penting dalam kompetisi yang mempertemukan teknologi kendaraan listrik, performa tinggi, dan tuntutan keberlanjutan.
Musim 2026/27 juga akan menjadi momen penting bagi Formula E karena hadirnya mobil balap GEN4. Generasi baru ini diproyeksikan membawa standar yang lebih tinggi dalam hal kecepatan, inovasi, dan pendekatan berkelanjutan di arena motorsport. Ban POTENZA dari Bridgestone akan dirancang untuk mendukung kemampuan mobil GEN4 serta menjaga jalannya persaingan tetap kompetitif dan menarik.
Dalam format pemasok tunggal, seluruh tim peserta menggunakan ban dari produsen yang sama. Kondisi ini membuat kemampuan teknis tim, pengaturan mobil, strategi balapan, dan keterampilan pembalap semakin menentukan hasil di lintasan. Bagi Bridgestone, tugas itu juga menjadi ruang untuk menguji teknologi ban dalam kondisi balap yang menuntut performa konsisten.
Perjalanan Baru di Kejuaraan Dunia FIA
Global CEO dan Representative Executive Officer Bridgestone Corporation, Yasuhiro Morita, menyebut keterlibatan perusahaan dalam Formula E sebagai langkah yang memiliki arti besar. Kehadiran kembali di kejuaraan dunia FIA dinilai sejalan dengan perjalanan panjang Bridgestone dalam menghadirkan inovasi melalui motorsport.
”Kembalinya kami ke Kejuaraan Dunia FIA merupakan langkah baru yang menarik dan mencerminkan sejarah Bridgestone yang sarat semangat dan inovasi,” ujar Global CEO dan Representative Executive Officer Bridgestone Corporation Yasuhiro Morita.
Formula E menjadi panggung yang relevan bagi pengembangan teknologi mobilitas listrik. Ajang ini bukan hanya mempertontonkan persaingan antarpembalap, melainkan juga memperlihatkan bagaimana komponen penting seperti ban dapat bekerja bersama sistem kendaraan listrik berperforma tinggi. Ban harus mampu memberi cengkeraman, kestabilan, dan respons yang dibutuhkan ketika mobil melaju serta berubah arah dalam situasi balap yang intens.
Bridgestone akan mengandalkan lini POTENZA untuk menjawab kebutuhan tersebut. Nama POTENZA telah identik dengan produk performa Bridgestone, sementara penugasannya pada era GEN4 memberikan tantangan baru untuk menyeimbangkan tuntutan kecepatan dengan tujuan keberlanjutan yang diusung Formula E.
Menjaga Keseimbangan Performa dan Keberlanjutan
Morita menegaskan bahwa aktivitas motorsport tetap menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong kemajuan. Ia mengaitkan langkah di Formula E dengan misi Bridgestone, Serving Society with Superior Quality, yang menekankan pencapaian kualitas tinggi sekaligus tanggung jawab terhadap masa depan.
”Di panggung tertinggi Formula E , kami akan terus mengembangkan keseimbangan antara performa dan keberlanjutan sekaligus membuka jalan menuju masa depan mobilitas yang baru. Bersama penyelenggara, tim, pembalap, mitra, dan penggemar, kami menantikan terciptanya masa depan yang baru,” kata Yasuhiro Morita.
Bagi penonton, kehadiran pemasok ban tunggal membuat perhatian tidak hanya tertuju pada siapa yang memiliki komponen berbeda, tetapi juga pada cara setiap tim memanfaatkan paket teknis yang tersedia. Pilihan tekanan ban, pengelolaan temperatur, strategi penggunaan energi, serta ketepatan pembalap dalam membaca kondisi lintasan dapat menjadi elemen yang memengaruhi persaingan.
Keputusan Bridgestone untuk terlibat pada musim 2026/27 datang ketika Formula E bersiap memasuki fase kendaraan GEN4. Perubahan generasi mobil lazimnya membawa kebutuhan pengembangan baru bagi seluruh pihak yang terlibat. Dalam konteks ini, ban tidak sekadar menjadi bagian yang menyentuh aspal, tetapi komponen yang turut menentukan kemampuan mobil menerjemahkan tenaga dan sistem pengendaliannya menjadi kecepatan di lintasan.
Motorsport sebagai Arena Pengembangan
Bridgestone memandang balap sebagai sumber motivasi sekaligus medan pengujian yang menantang. Prinsip bahwa ban menopang kehidupan menjadi landasan bagi perusahaan dalam mengembangkan produknya. Selama lebih dari enam dekade, karyawan Bridgestone di berbagai negara telah bekerja bersama untuk menghadapi tuntutan kompetisi motorsport.
Pengalaman tersebut membentuk beragam kekuatan perusahaan, mulai dari kebanggaan internal, semangat menghadapi tantangan, kemampuan teknologi dan operasional, hingga pengembangan talenta serta merek. Arena balap yang ekstrem memberi tekanan nyata terhadap produk dan tim teknis, sehingga setiap pembelajaran dapat menjadi bagian dari proses peningkatan berkelanjutan.
Dengan masuknya Bridgestone sebagai pemasok ban tunggal, Formula E 2026/27 akan mempertemukan ambisi balap cepat dengan arah mobilitas yang lebih berkelanjutan. Bagi Bridgestone, tugas di era GEN4 bukan hanya menyediakan ban untuk kompetisi, melainkan menunjukkan bagaimana inovasi di lintasan dapat berjalan seiring dengan pandangan jangka panjang mengenai masa depan transportasi.
Dalam pengumuman tersebut turut hadir Emilio Tiberio selaku WEST CTO Bridgestone, Jeff Dodds sebagai CEO Formula E, Yasuhiro Morita, Marek Nawarecki selaku Senior Circuit Sport Director FIA, serta Hiroshi Imai yang menjabat Executive Officer, CPO and Head of Global Motorsports Bridgestone.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bridgestone Pemasok Ban Tunggal untuk Kejuaraan?Bridgestone Pemasok Ban Tunggal untuk Kejuaraan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bridgestone Pemasok Ban Tunggal untuk Kejuaraan matter?Bridgestone Pemasok Ban Tunggal untuk Kejuaraan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.