𝕏 f WA
Energi

Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD

Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD
Foto : Robert Moore - nusautama.com

Sumur LBK-031 Tingkatkan Kapasitas Produksi Pertamina EP Prabumulih

Nusautama.com – PT Pertamina EP Prabumulih Field mencatatkan pencapaian signifikan dalam pengembangan sumber daya migas dengan menambah potensi produksi minyak sebesar 2.068 barel per hari atau setara dengan 2.068 BOPD. Pencapaian luar biasa ini diraih setelah perusahaan berhasil menyelesaikan pengeboran Sumur LBK-031 yang menjadi sumur infill kelima dalam program pengembangan komprehensif di Struktur Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Optimalisasi Lapangan Tua Melalui Inovasi Teknologi

Djudjuwanto, General Manager Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4, menyampaikan bahwa keberhasilan pengeboran Sumur LBK-031 ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mengoptimalkan cadangan migas yang masih tersedia di lapangan tua. Pengembangan sumur infill menjadi salah satu pendekatan utama dalam upaya tersebut untuk memastikan keberlanjutan produksi minyak di wilayah Sumatera Selatan.

Hasil uji alir awal yang dilaksanakan pada 29 Juni 2026 menunjukkan Sumur LBK-031 memiliki potensi produksi minyak sebesar 2.068 BOPD serta gas 2,68 juta standar kaki kubik per hari atau 2,68 MMSCFD. Angka-angka ini membuktikan bahwa struktur geologi di daerah tersebut masih menyimpan potensi besar yang belum termanfaatkan secara optimal.

Keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 membuktikan bahwa lapangan mature masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, dan optimalisasi yang berkelanjutan.

Proses Pengeboran dan Teknologi yang Digunakan

Sumur LBK-031 berlokasi di Struktur Lembak yang berada di timur laut Kota Prabumulih dan masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Muara Enim. Proses pengeboran berlangsung selama 52 hari, dimulai dari 9 Mei hingga 29 Juni 2026. Selama periode tersebut, tim teknis melakukan berbagai aktivitas pengeboran dengan menerapkan standar keselamatan kerja yang ketat.

Dalam pengembangan sumur ini, Pertamina menerapkan inovasi subsurface berupa High Resolution Stratigraphic Mapping. Metode ini memungkinkan pemetaan lapisan batuan bawah permukaan secara lebih detail sehingga dapat mengidentifikasi potensi hidrokarbon pada endapan syn-rift yang berada di atas batuan dasar atau basement. Teknologi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan target pengeboran yang tepat.

Pendekatan teknologi tersebut membantu penentuan target pengeboran yang lebih presisi. Hal ini meningkatkan peluang keberhasilan pengembangan sumur sekaligus mengoptimalkan potensi cadangan yang masih tersisa di reservoir. Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi produksi melalui penerapan teknologi mutakhir ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap efisiensi operasional.

Pencapaian HSSE dan Posisi Strategis Sumur

Selain menambah potensi produksi, pengeboran Sumur LBK-031 juga berhasil diselesaikan tanpa mencatatkan kecelakaan kerja. Pencapaian ini didorong oleh penerapan aspek kesehatan, keselamatan kerja, keamanan, dan perlindungan lingkungan (HSSE) serta operational excellence yang konsisten. Tim lapangan berhasil menjaga standar keselamatan selama seluruh proses pengeboran berlangsung.

Sumur LBK-031 merupakan sumur infill pengembangan kelima setelah sebelumnya tim Subsurface and Development Planning (SSDP) Zona 4 menemukan sumur interfield LKT-01. Lokasi sumur ini berada di antara Struktur Lembak dan Tapus, posisi yang strategis untuk memaksimalkan ekstraksi hidrokarbon dari reservoir yang ada.

Dengan penambahan potensi produksi sebesar 2.068 BOPD ini, Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi secara signifikan terhadap target produksi tahunan perusahaan. Pengembangan berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *