Entertainment

Strings of Equator: Tantowi Yahya Bawa Misi Diplomasi Budaya ke Norwegia, Spanyol, dan Belanda

Strings of Equator: Tantowi Yahya Bawa Misi Diplomasi Budaya ke Norwegia, Spanyol, dan Belanda
Foto : David Taylor - nusautama.com

Strings of Equator: Diplomasi Budaya Indonesia di Eropa

Nusautama.com – Strings of Equator merupakan agenda diplomasi publik yang memadukan promosi pariwisata, investasi, dan kekayaan seni Nusantara dalam satu panggung internasional. Melalui program bertajuk Strings of Equator: A Musical Journey to Indonesia, Tantowi Yahya bersama Thomshell Band akan menggelar rangkaian konser lintas negara pada 24 Agustus hingga 7 September 2026 di tiga kota Eropa: Oslo, Barcelona, dan Den Haag. Inisiatif ini menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadikan musik sebagai instrumen diplomasi budaya yang menjangkau audiens global sekaligus membuka ruang dialog ekonomi dan pariwisata.

Oslo: Titik Awal Perjalanan Budaya

Konser pembuka dijadwalkan berlangsung di Victoria National Jazz Scene, Oslo, Norwegia, pada 24 Agustus 2026. Di panggung tersebut, Tantowi Yahya dan Thomshell Band akan menyajikan repertoar yang mencakup lagu-lagu Indonesia, lagu daerah, serta karya-karya internasional yang telah diaransemen ulang. Setiap pertunjukan turut disisipi narasi tentang keberagaman budaya Nusantara, sehingga penonton dari berbagai latar belakang dapat memahami Indonesia secara lebih utuh. Kehadiran di Oslo juga menjadi momentum strategis mengingat Norwegia merupakan salah satu mitra dagang dan investasi penting Indonesia di kawasan Eropa Utara.

Barcelona: Ketiga Kali Berturut-turut di Santa Susanna

Setelah Oslo, agenda berlanjut ke Hotel Indalo Park, Santa Susanna, Barcelona, Spanyol, dengan tiga malam pertunjukan pada 28 Agustus, 31 Agustus, dan 1 September 2026. Tahun ini menandai penampilan ketiga secara beruntun Tantowi Yahya di kota tersebut. Keberlanjutan kehadiran di panggung yang sama dinilai sebagai cerminan tingginya apresiasi audiens internasional terhadap pendekatan diplomasi budaya yang diemban Indonesia. Bagi masyarakat Barcelona, Strings of Equator telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan, membuktikan bahwa musik mampu membangun ikatan emosional lintas batas geografis dan linguistik.

Den Haag: Resepsi Diplomatik di Wisma Duta RI

Agenda kemudian berpindah ke Belanda. Pada 4 September 2026, Tantowi Yahya dijadwalkan tampil dalam resepsi diplomatik KBRI Den Haag yang bertempat di Wisma Duta RI, Kerkeboslaan 2, Wassenaar. Kehadiran di forum resmi kedutaan ini menegaskan dimensi diplomatik dari keseluruhan rangkaian pertunjukan. Resepsi semacam ini menjadi ruang dialog langsung antara delegasi Indonesia, komunitas diaspora, dan mitra internasional, sekaligus membuka kanal promosi investasi dan pariwisata secara

Frequently Asked Questions

What is Strings of Equator?

Strings of Equator is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Strings of Equator matter?

Strings of Equator matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *