𝕏 f WA
Kasuistika

Eks Penyidik KPK Minta Pengawasan Internal Diperketat usai Dugaan Kebocoran Informasi Perkara

Eks Penyidik KPK Minta Pengawasan Internal Diperketat usai Dugaan Kebocoran Informasi Perkara
Foto : Charles Miller - nusautama.com

Nusautama.com – “`html

Praswad Nugraha Serukan Penguatan Pengawasan Internal KPK

KPK sedang menghadapi tantangan serius terkait dugaan kebocoran informasi yang melibatkan salah satu pegawainya. Setya Budi Dias Oktavianto, Staf Administrasi KPK, menjadi sorotan setelah terungkap adanya penyalahgunaan akses terhadap informasi perkara. Kejadian ini terjadi di tengah penyidikan kasus suap yang menyeret Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, Setya bersama ayahnya, Lilik Budi Suprianto, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Mantan Penyidik Tekankan Pentingnya Sistem Pengendalian

Praswad Nugraha, mantan penyidik KPK, menyampaikan seruan agar lembaga antirasuah memperkuat mekanisme pengawasan internal. Menurut dia, dugaan penyalahgunaan akses informasi perkara menyentuh fondasi utama tugas KPK dalam memberantas korupsi. Hal ini menjadi peringatan penting bagi KPK untuk mengevaluasi sistem pengendalian internal guna mencegah potensi penyalahgunaan akses oleh pegawai sejak dini.

“KPK perlu memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan standar integritas pegawai, serta memastikan mekanisme pengawasan berjalan secara efektif agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ujar Praswad kepada wartawan pada Minggu (2/8).

Di sisi lain, Praswad memberikan apresiasi terhadap langkah cepat KPK dalam memproses hukum pegawainya sendiri. Penanganan perkara secara terbuka dan profesional dinilai sebagai faktor krusial dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah. Proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan agar memberikan efek jera sekaligus menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan, termasuk apabila dilakukan oleh insan KPK sendiri.

Praswad juga mengingatkan bahwa kebocoran informasi perkara dari internal lembaga bukan sekadar pelanggaran disiplin. Hal tersebut berpotensi menggerus kredibilitas KPK sebagai institusi penegak hukum. Kepercayaan publik harus dijaga melalui penguatan sistem pengawasan, integritas pegawai, dan penegakan aturan yang konsisten tanpa pandang bulu.

“`

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *