Korban Gempa NTT Tetap Terima Layanan Medis Kritis: Operasi Tulang, Persalinan, hingga Cuci Darah
Nusautama.com – Tim lengkap Kementerian Kesehatan telah diterjunkan ke Ruteng, Nusa Tenggara Timur, untuk menangani dampak bencana gempa. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, memastikan seluruh komponen penanganan medis — mulai dari tenaga profesional, logistik perbekalan, hingga perangkat kesehatan — sudah beroperasi penuh di lokasi.
Operasi Patah Tulang Berjalan Tanpa Henti
Ruang operasi darurat yang didirikan di Ruteng kini menangani korban dengan cedera fraktur. Rizka Andalusia menjelaskan bahwa patah tulang merupakan jenis luka paling dominan dalam situasi bencana, sehingga menjadi prioritas utama tim medis.
“Kementerian Kesehatan full team dari tenaga medisnya, kemudian perlengkapan perbekalan kesehatannya, sampai kepada alat kesehatannya terutama untuk penanganan fraktur (patah tulang) ya, karena kalau bencana itu kan kebanyakan patah tulang gitu,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/8).
Sejak ruang operasi darurat mulai berfungsi, tercatat lebih dari sepuluh tindakan operasi patah tulang telah dilaksanakan bagi para korban di wilayah NTT.
Persalinan dan Hemodialisis Tidak Boleh Tertunda
Selain penanganan trauma ortopedi, layanan bagi ibu yang sedang bersalin juga tetap berjalan. Rizka menegaskan bahwa proses kelahiran tidak dapat ditunda dalam kondisi apa pun.
“Termasuk juga ibu-ibu melahirkan. Karena itu enggak bisa ditunda kan,” ucapnya.
Untuk pasien yang bergantung pada terapi cuci darah, Kemenkes memastikan pasokan alat hemodialisis telah dikirim dan operasional di lokasi. Menurut Rizka, penghentian terapi ini berisiko memperburuk kondisi hingga berujung pada kematian.
“Hemodialisis juga enggak boleh berhenti, kalau berhenti nanti pasiennya, mohon maaf ya, akan jadi parah dan kematian nanti ya. Jadi kita enggak berhenti, semua kita udah jalankan di sana,” pungkas Rizka.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan tersebut juga meninjau fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Cikarang Barat, sebagai bagian dari upaya menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan bagi penanganan bencana.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kemenkes?
Kemenkes is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kemenkes matter?
Kemenkes matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
