𝕏 f WA
Kesehatan

Ternyata Berlebihan Olahraga Juga Tak Baik untuk Kesehatan Jantung, Salah Satunya Ful Maraton

Ternyata Berlebihan Olahraga Juga Tak Baik untuk Kesehatan Jantung, Salah Satunya Ful Maraton
Foto : Nancy Anderson - nusautama.com

Olahraga Berlebihan dan Dampaknya bagi Kesehatan Jantung

Nusautama.com – Ternyata Berlebihan Olahraga Juga Tak Baik bagi kesehatan jantung. Banyak orang percaya bahwa semakin banyak berolahraga, semakin sehat tubuh mereka. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang berlebihan justru dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Salah satu contoh nyata adalah para pelari yang rutin mengikuti lomba full maraton.

Menurut Dr. Ma Soot Keng, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Island Hospital Penang, Malaysia, keseimbangan adalah kunci dalam berolahraga. Ia menjelaskan bahwa meskipun aktivitas fisik tetap lebih baik dibandingkan tidak berolahraga sama sekali, melakukan olahraga dengan intensitas terlalu tinggi dapat memberikan efek sebaliknya.

“Sedikit olahraga itu bagus. Lebih banyak olahraga masih oke. Tapi over exercise tidak baik. Namun, itu tetap lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali,” ujar Dr. Ma Soot Keng kepada wartawan, Sabtu (25/7).

Marathon sebagai Bentuk Over Exercise

Lari full maraton sepanjang 42 kilometer menjadi salah satu contoh olahraga yang dianggap berlebihan oleh para ahli. Dr. Ma Soot Keng menyebutkan bahwa para pelari marathon memiliki kecenderungan risiko lebih tinggi untuk mengalami aritmia atau gangguan irama jantung. Kondisi ini terjadi karena jantung bekerja terlalu keras selama aktivitas fisik yang berlangsung lama.

“Pelari maraton memang meningkatkan risiko aritmia karena maraton merupakan contoh tipikal over exercise,” katanya.

Dari perspektif evolusi, nenek moyang manusia tidak pernah membutuhkan aktivitas fisik se-ekstrem itu untuk bertahan hidup. Tubuh manusia secara alami dirancang untuk bergerak, tetapi tidak dalam durasi dan intensitas yang terlalu tinggi secara terus-menerus.

“Kalau sekitar 25 kilometer masih oke, tetapi 42 kilometer sudah termasuk over exercise. Dalam gen manusia, tubuh tidak pernah dirancang untuk berlari 42 kilometer tanpa berhenti,” jelasnya.

Pentingnya Batas Olahraga yang Wajar

Meskipun demikian, Dr. Ma menekankan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk berolahraga. Aktivitas fisik secara rutin tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung selama dilakukan dalam batas yang wajar. Setiap individu memiliki kemampuan fisik yang berbeda-beda, sehingga penting untuk menyesuaikan intensitas olahraga dengan kondisi masing-masing.

Olahraga yang terlalu berat dan terlalu sering tanpa waktu pemulihan yang cukup dapat menyebabkan kelelahan kronis pada jantung. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan untuk melakukan olahraga secara teratur dengan intensitas yang sesuai kemampuan tubuh.

Rekomendasi Konsumsi Alkohol untuk Jantung

Selain membahas olahraga, Dr. Ma juga menyinggung konsumsi alkohol untuk kesehatan jantung. Menurutnya, alkohol masih dapat dikonsumsi dalam jumlah yang sangat terbatas tanpa mengganggu fungsi jantung. Ia mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni tidak lebih dari tujuh standard drinks dalam satu minggu.

Satu standard drink setara dengan sekitar 30 cc minuman beralkohol jenis spirits, 100 cc wine, atau setengah pint bir. Konsumsi yang melebihi batas ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan jantung.

Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap alkohol. Faktor seperti usia, berat badan, dan kondisi kesehatan umum juga memengaruhi seberapa banyak alkohol yang dapat ditoleransi oleh tubuh. Konsultasi dengan dokter sangat disarankan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Dengan memahami bahwa ternyata Berlebihan Olahraga Juga Tak Baik, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur jadwal dan intensitas aktivitas fisik mereka. Keseimbangan antara olahraga dan istirahat merupakan kunci untuk menjaga kesehatan jantung jangka panjang.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *