Kemenhub Investigasi Kecelakaan Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat – Satu pesawat perintis mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Papua pada hari Kamis (2/7). Pesawat yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan PT AMA, dengan nomor registrasi PK-RCY, hilang kontak setelah mendarat di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Jayawijaya. Tragisnya, pilot pesawat ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kronologi Penerbangan dan Prakiraan Cuaca
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sedang mengejar fakta-fakta terkait insiden tersebut. Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena telah menyampaikan laporan awal mengenai urutan peristiwa yang terjadi.
Kronologi kejadian menyebutkan pesawat lepas landas dari Bandara Wamena pada pukul 06.30 WIT. Burung besi ini membawa satu pilot dan tujuh penumpang menuju Lapter Balinggama. Data manifest menunjukkan penerbangan berjalan lancar, dengan pesawat mencapai landasan mendarat tepat waktu pada pukul 06.46 WIT.
Sebelum penerbangan, pihak otoritas memastikan cuaca di sepanjang rute dalam kondisi baik. Tidak ada indikasi awal mengenai gangguan keamanan di area sekitar Lapter tujuan.
“Prakiraan cuaca di rute penerbangan terpantau stabil, dan tidak ditemukan gejala keamanan yang memicu ketidaknyamanan,” jelas Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kamis (2/7).
Kontak Terputus dan Penyebab Maut
Momen berubah drastis setelah pesawat menyentuh landasan. Pilot memberi laporan akhir bahwa pendaratan berlangsung aman, namun komunikasi dengan pos area di lapangan terbang langsung terhenti. Kejadian ini memicu kekecewaan besar di kalangan industri penerbangan sipil Papua.
Pilot bernama Nicholas F. Goselin ditemukan tewas di lokasi. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam investigasi. Kemenhub telah menyusun tim untuk melacak faktor-faktor yang mungkin memicu insiden tersebut.
