𝕏 f WA
Nasional

Presiden Prabowo Ingtkan Perwira TNI-Polri Tidak Salahgunakan Jabatan

Presiden Prabowo Ingtkan Perwira TNI-Polri Tidak Salahgunakan Jabatan
Foto : Charles Miller - nusautama.com

Presiden Prabowo Ingtkan Perwira TNI Polri Tidak Salahgunakan Jabatan

Nusautama.com – Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 menjadi momen bersejarah bagi para perwira muda Indonesia. Acara yang diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Rabu, 22 Juli 2026, ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 1.177 perwira remaja hadir dalam upacara tersebut untuk mengikrarkan sumpah dan mengemban tugas negara sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan bangsa.

Dalam sambutannya yang penuh makna, Presiden Prabowo Ingtkan Perwira TNI Polri untuk senantiasa menjaga integritas tinggi dalam menjalankan setiap amanah. Ia menekankan bahwa para perwira harus menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak kepercayaan publik. Selain itu, ia juga mengingatkan agar mereka tidak terlibat dalam praktik korupsi, penggunaan narkoba, maupun perjudian yang selama ini menjadi masalah serius di lingkungan militer dan kepolisian.

Pesan Integritas dan Pengabdian kepada Rakyat

Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya.

Menurut Kepala Negara, kedua institusi pertahanan dan keamanan tersebut memegang peranan sangat penting dalam menjaga kedaulatan bangsa. Ia meminta para perwira untuk tidak menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan nasional, terus mengembangkan kemampuan diri menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks, serta tetap setia kepada rakyat Indonesia. Pesan ini disampaikan dengan tegas agar para perwira memahami tanggung jawab besar yang mereka emban.

Prabowo juga mengingatkan bahwa para perwira lahir dari kalangan masyarakat dan menjalankan tugas dengan dukungan negara yang bersumber dari rakyat. Ia menyampaikan pesan bahwa setiap aspek kehidupan mereka berasal dari kontribusi masyarakat. Mulai dari pendidikan, seragam, hingga gaji yang diterima, semuanya merupakan bentuk dukungan dari masyarakat Indonesia.

Ingatlah selalu saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat.

Presiden menjelaskan bahwa masyarakat tidak mengharapkan kesempurnaan dari para perwira, melainkan kejujuran, keadilan, dan kehadiran mereka ketika dibutuhkan. Oleh karena itu, ia meminta para perwira untuk terus menjaga kepercayaan publik, setia kepada bangsa dan negara, serta mengabdikan diri bagi kepentingan rakyat Indonesia. Dengan demikian, para perwira dapat menjadi teladan bagi masyarakat dan memastikan bahwa setiap tindakan mereka mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *