Comeback Gila: LASK Balikkan Celtic ke Liga Champions
Nusautama.com – Comeback Gila LASK Balikkan Celtic menjadi salah satu momen paling tak terduga dalam sejarah playoff Liga Champions. Pada Rabu (26/8), klub Austria LASK membalikkan defisit agregat 0-4 menjadi keunggulan 5-4 atas Celtic melalui kemenangan dramatis 5-1 setelah babak tambahan. Hasil tersebut memastikan satu tiket ke fase grup turnamen kasta tertinggi Eropa, sementara Celtic harus menelan kenyataan pahit dan melanjutkan musim di Liga Europa.
Celtic Pegang Kendali Penuh Sebelum Peluit Pertama
Masuk leg kedua, Celtic datang dengan modal agregat 3-0 dari pertandingan pertama di Glasgow. Dalam konteks sepak bola Eropa, keunggulan tiga gol di leg pertama hampir selalu menjadi vonis mati bagi tim tamu. Tekanan psikologis yang dirasakan skuad LASK di Stadion LASK Linz tidak bisa diabaikan; setiap peluang yang terbuang berarti satu langkah lebih dekat menuju eliminasi.
Beban itu semakin berat ketika Callum McGregor, kapten Celtic, menambah keunggulan menjadi 4-0 agregat pada menit ke-21. Gol tersebut seolah mengunci pintu harapan tim tamu dan mengubah atmosfer stadion menjadi sunyi. Bagi Celtic, laga tinggal berjalan menuju formalitas. Bagi LASK, satu-satunya jalan adalah mencetak lima gol tanpa balas dalam waktu normal—sebuah misi yang secara statistik nyaris mustahil.
Lima Gol dalam Waktu Normal: Dari Kebuntuan ke Ledakan
Jauh dari menyerah, LASK justru menggebrak dengan intensitas yang belum pernah mereka tunjukkan di leg pertama. Moses Usor memecah kebuntuan pada menit ke-32, mengubah skor menjadi 1-1 dan menyuntikkan adrenalin ke seluruh tribun. Robert Ljubicic kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-48, memaksa Celtic kehilangan kendali penuh atas tempo permainan.
Tekanan tanpa henti berlanjut hingga babak kedua. Samuel Adeniran menggetarkan jaring Celtic pada menit ke-58, membalikkan momentum sepenuhnya ke sisi LASK dan membuat agregat menjadi 4-3 untuk tim tamu. Drama belum berakhir di waktu normal. Tepat di menit ke-90+1, Florian Flecker menyundul bola dari jarak dekat ke gawang kosong, menyamakan agregat menjadi 4-4 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Stadion meledak; Celtic tertunduk.
Babak Tambahan: Adeniran Menentukan Nasib
Masuk masa perpanjangan waktu, kepercayaan diri LASK melonjak tajam. Adeniran kembali menjadi pahlawan dengan gol pada menit ke-109 yang mengubah agregat menjadi 5-4 untuk tim tamu. LASK bahkan nyaris memperlebar jarak setelah dianugerahi penalti, tetapi tendangan Adeniran kali ini berhasil ditepis kiper Celtic, Viljamil Sinisalo. Skor akhir 5-1 untuk LASK di leg kedua menjadi penanda comeback paling dramatis dalam sejarah playoff Liga Champions musim ini.
Celtic, yang sempat memegang kendali penuh sejak menit pertama leg kedua, harus menerima kenyataan bahwa keunggulan tiga gol tidak pernah benar-benar aman. Mereka melanjutkan musim di Liga Europa, sementara LASK melangkah ke fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
FAQ: Comeback Gila LASK Balikkan Celtic
Berapa skor akhir leg kedua? LASK menang 5-1 atas Celtic di Stadion LASK Linz setelah babak tambahan, dengan agregat keseluruhan 5-4 untuk tim tamu.
Siapa pencetak gol LASK? Moses Usor (menit 32), Robert Ljubicic (menit 48), Samuel Adeniran (menit 58 dan 109), serta Florian Flecker (menit 90+1) masing-masing menyumbang satu gol.
Apakah Celtic masih punya peluang setelah gol McGregor? Tidak. Gol Callum McGregor pada menit ke-21 membuat agregat menjadi 4-0, yang berarti LASK membutuhkan lima gol tanpa balas dalam sisa waktu normal untuk sekadar menyamakan skor.
Ke mana Celtic melanjutkan musim? Celtic turun ke Liga Europa setelah tersingkir dari playoff Liga Champions oleh LASK.
Comeback Gila LASK Balikkan Celtic bukan sekadar statistik; ia adalah pengingat bahwa dalam sepak bola Eropa, keunggulan agregat sebesar apa pun tidak pernah benar-benar final selama bola masih berputar.
