Evakuasi Dua Pendaki Gunung Piramid Selesai, Operasi SAR Ditutup
Nusautama.com – Operasi pencarian dan penyelamatan resmi telah ditutup pada Rabu malam, 5 Agustus 2025, setelah tim gabungan berhasil menyelesaikan Evakuasi Dua Pendaki Gunung Piramid di kawasan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Jenazah kedua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berhasil dievakuasi dari medan yang cukup terjal menuju Posko SAR Gabungan.
Proses evakuasi ini memakan waktu lebih dari satu hari penuh. Jenazah kedua pendaki telah ditemukan pada hari pertama operasi yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus. Namun, kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu memaksa tim SAR untuk melanjutkan proses evakuasi pada hari berikutnya dengan persiapan yang lebih matang.
Identitas Korban dan Rincian Evakuasi
Kedua korban yang ditemukan dalam operasi ini adalah Maliya Finda, berusia 51 tahun dan berdomisili di Darmo, Wonokromo, Surabaya, serta Irfan Nasrul Laili, 35 tahun, warga Desa Traktakan, Wonosari, Bondowoso. Keduanya diketahui memulai pendakian sejak Minggu, 2 Agustus 2025.
Setelah melalui medan yang terjal dan membutuhkan waktu evakuasi yang panjang, pada pukul 19.41 WIB kedua korban berhasil dievakuasi hingga Posko SAR Gabungan.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah keduanya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk penanganan lebih lanjut. Tim SAR juga berhasil menemukan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah dengan nomor polisi P 2938 ES yang dititipkan oleh kedua pendaki di rumah salah seorang warga setempat sebelum memulai pendakian.
Detail Teknik dan Koordinasi Tim SAR
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan memulai pergerakan sejak pukul 05.30 WIB setelah terlebih dahulu menggelar briefing dan membagi tugas kepada setiap Search and Rescue Unit (SRU) yang terlibat.
SRU 1 bertugas mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan menuju Pos 2 dengan menggunakan teknik lowering menyusuri aliran sungai sepanjang sekitar 940 meter. Selanjutnya, SRU 2 melanjutkan perjalanan membawa korban menuju pintu pendakian dengan menempuh jarak sekitar 5,33 kilometer melalui jalur yang cukup menantang.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Tim SAR melaksanakan debriefing pada pukul 20.00 WIB dan mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Made juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah membantu menyelesaikan proses evakuasi dengan baik, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Operasi SAR ini melibatkan berbagai unit dari berbagai daerah untuk memastikan keberhasilan evakuasi.
Informasi Tambahan tentang Gunung Piramid
Gunung Piramid merupakan salah satu destinasi pendakian populer di Bondowoso yang dikenal dengan bentuk puncaknya yang menyerupai piramida. Medan pendakian di kawasan ini cukup bervariasi, mulai dari jalur landai hingga terjal, sehingga memerlukan persiapan fisik yang memadai bagi para pendaki.
Untuk informasi lebih lanjut tentang operasi SAR dan pendakian di Bondowoso, pembaca dapat mengunjungi halaman Surabaya Raya di Jawapos.com.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa yang menyebabkan kedua pendaki meninggal dunia?
Berdasarkan informasi awal, kedua pendaki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan pendakian selama beberapa hari. Penyebab pastinya masih dalam proses investigasi oleh tim SAR dan pihak berwenang terkait.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi?
Proses evakuasi memakan waktu lebih dari satu hari penuh, dimulai dari penemuan jenazah pada Selasa, 4 Agustus, hingga evakuasi selesai pada Rabu, 5 Agustus pukul 19.41 WIB.
Di mana jenazah kedua korban dibawa setelah evakuasi?
Jenazah kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi lebih lanjut.
Apakah Gunung Piramid masih dibuka untuk pendakian?
Gunung Piramid umumnya tetap terbuka untuk pendakian setelah operasi SAR selesai. Namun, disarankan untuk selalu memeriksa informasi terkini dari pihak berwenang sebelum melakukan pendakian.
