𝕏 f WA
Teknologi

Apple Tuduh Rahasia Dagangnya Dicuri, OpenAI Diminta Setop Kembangkan AI

Apple Tuduh Rahasia Dagangnya Dicuri, OpenAI Diminta Setop Kembangkan AI
Foto : David Jackson - nusautama.com

Apple Tuduh Rahasia Dagangnya Dicuri: OpenAI Diminta Setop Pengembangan AI

Nusautama.com – Apple secara resmi mengajukan permohonan putusan sela kepada pengadilan untuk menghentikan OpenAI mengembangkan perangkat AI dan produk lainnya. Langkah hukum ini diambil setelah perusahaan teknologi asal Cupertino tersebut mengklaim bahwa rahasia dagangnya telah dicuri oleh pihak yang terkait dengan OpenAI. Tuduhan ini menjadi sorotan utama dalam sengketa yang semakin memanas antara kedua perusahaan teknologi raksasa tersebut.

Seperti dilansir dari TechCrunch, dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, Apple juga meminta proses expedited discovery atau percepatan pengungkapan bukti. Permintaan tersebut ditujukan kepada dua karyawan OpenAI yang menjadi tergugat, yakni insinyur sistem senior Chang Liu dan Chief Hardware Officer Tang Yew Tan. Selain itu, OpenAI, yayasannya, serta startup perangkat keras “io” yang didirikan bersama mantan Kepala Desain Apple, Jony Ive, juga menjadi bagian dari gugatan ini.

Ekspansi Gugatan Melibatkan Lebih Banyak Pihak

Apple menyebut hasil penyelidikan internal terbaru mengindikasikan bahwa kasus ini kemungkinan tidak hanya melibatkan Liu dan Tan. Perusahaan mengklaim telah mengidentifikasi sedikitnya 11 mantan karyawan Apple lainnya yang berpotensi menjadi saksi maupun memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Salah satu nama yang kembali disebut adalah Yu-Ting Peng, yang kini bekerja di OpenAI dan menjadi salah satu fokus penyelidikan.

Dalam dokumen pengadilan, Apple mengungkapkan bahwa salah seorang mantan karyawannya diduga sempat bertemu dengan Chang Liu dan Yu-Ting Peng sebelum Peng menjalani wawancara kerja di OpenAI. Dalam pertemuan itu, mereka disebut membahas informasi rahasia terkait produk Apple yang belum pernah diumumkan ke publik. Pertemuan ini menjadi salah satu bukti kunci yang mendukung klaim Apple.

Apple juga menuduh mantan karyawan lainnya mengambil tangkapan layar dokumen internal yang bersifat rahasia mengenai produk-produk yang belum diluncurkan sebelum mengikuti proses wawancara di OpenAI. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada lebih banyak pihak yang terlibat dalam kasus pencurian kekayaan intelektual tersebut.

Apple menilai bukti-bukti baru yang diperoleh menunjukkan dugaan pelanggaran rahasia dagang melibatkan lebih banyak individu dibandingkan yang tercantum dalam gugatan awal. Proses percepatan discovery dinilai penting untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Selain itu, Apple mengklaim bahwa setelah gugatan diajukan, sejumlah mantan karyawan yang kini bekerja di OpenAI menghubungi perusahaan untuk membahas pengembalian perangkat kerja Apple yang masih mereka bawa ketika meninggalkan perusahaan. Menurut Apple, hal tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa ada lebih banyak pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Atas dasar itu, Apple meminta pengadilan mengabulkan percepatan proses discovery.

Tanggapan OpenAI dan Langkah Selanjutnya

Sementara itu, OpenAI menolak tuduhan Apple dan memberikan tanggapan melalui unggahan di blog resminya. Perusahaan menyatakan permohonan putusan sela yang diajukan Apple didasarkan pada informasi yang keliru dan tidak memiliki dasar yang kuat. OpenAI juga menegaskan bahwa pengembangan AI mereka tidak melanggar hak kekayaan intelektual Apple.

Permohonan putusan sela yang diajukannya masih menunggu keputusan pengadilan. Jika dikabulkan, OpenAI akan diminta untuk menghentikan sementara pengembangan produk AI yang diduga memanfaatkan teknologi milik Apple. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai sengketa yang sedang berlangsung.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gugatan Apple vs OpenAI

Apa itu preliminary injunction? Preliminary injunction adalah putusan sela yang diberikan pengadilan untuk menghentikan sementara aktivitas tertentu hingga putusan akhir dikeluarkan. Dalam kasus ini, OpenAI diminta menghentikan pengembangan AI.

Siapa saja pihak yang digugat oleh Apple? Pihak yang digugat meliputi Chang Liu, Tang Yew Tan, OpenAI, yayasan OpenAI, serta startup perangkat keras “io” yang didirikan bersama Jony Ive.

Berapa banyak mantan karyawan Apple yang terlibat? Apple mengklaim telah mengidentifikasi sedikitnya 11 mantan karyawan Apple yang berpotensi menjadi saksi atau memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Apa yang akan terjadi jika putusan sela dikabulkan? Jika dikabulkan, OpenAI akan diminta untuk menghentikan sementara pengembangan produk AI yang diduga memanfaatkan teknologi milik Apple hingga putusan akhir dikeluarkan.

Bagaimana posisi OpenAI dalam kasus ini? OpenAI menolak tuduhan Apple dan menyatakan bahwa permohonan putusan sela didasarkan pada informasi yang keliru. Perusahaan menegaskan bahwa pengembangan AI mereka tidak melanggar hak kekayaan intelektual Apple.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *