𝕏 f WA
Berita Daerah

Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 70 Hektare, Cemara hingga Semak Belukar Hangus

Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 70 Hektare, Cemara hingga Semak Belukar Hangus
Foto : David Jackson - nusautama.com

Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 70 Hektare, Vegetasi Hangus

Nusautama.com – Situasi darurat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus berkembang. Berdasarkan data resmi yang dihimpun pada Kamis, 6 Agustus 2024, luas area yang terdampak telah mencapai 70 hektare. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan awal yang diterima pada Senin pekan lalu. Berbagai jenis vegetasi, mulai dari cemara gunung hingga semak belukar, menjadi korban api yang tak terkendali.

Riwayat dan Penyebaran Api

Gatot Soebroto, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, memberikan rincian kronologis kejadian. Laporan pertama mengenai titik api diterima pada Senin, 3 Agustus, sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasi awal kebakaran teridentifikasi di wilayah Ranu Pani, Kabupaten Probolinggo. Sejak saat itu, api terus menyebar ke berbagai arah, dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan topografi wilayah.

Berdasar data Pusdalops BPBD Jatim, Kamis pagi (6/8), luas area yang terdampak mencapai sekitar 70 hektare. Vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia dan semak belukar. Kondisi ini memerlukan penanganan cepat untuk mencegah penyebaran lebih jauh.

Tantangan Pemadaman dan Dampak Wisata

Para petugas pemadam menghadapi tantangan berat selama operasi. Titik-titik api tersebar di lereng Kaldera Bromo yang memiliki kontur terjal dan sulit diakses. Ditambah dengan tiupan angin kencang yang sering terjadi di kawasan tersebut, api menjadi lebih cepat merambat menuju bagian tebing yang lebih tinggi. Kondisi ini memperumit upaya pemadaman yang dilakukan secara manual maupun menggunakan alat berat.

Sebagai respons terhadap situasi yang memburuk, Balai Besar TNBTS mengambil keputusan untuk menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo. Penutupan ini dimulai sejak Senin, 3 Agustus, pukul 22.00 WIB. Selain itu, akses dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang juga ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditetapkan. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan wisatawan dan memudahkan operasi pemadaman.

Penutupan juga dilakukan di pintu masuk dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang hingga waktu yang belum ditentukan. Hingga saat ini, petugas terus berupaya memadamkan api dengan koordinasi intensif antar lembaga terkait.

Koordinasi dan Bantuan Nasional

BPBD Jawa Timur terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini melibatkan TNBTS, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Polhut, serta para relawan guna mempercepat proses pemantauan dan penanganan di lapangan. Setiap lembaga memiliki peran spesifik dalam rantai penanganan bencana ini.

Memasuki hari keempat upaya pemadaman, Kamis, 6 Agustus, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan berupa satu unit helikopter. Pesawat udara tersebut didatangkan langsung dari Palangkaraya untuk mendukung operasi. Kehadiran helikopter diharapkan dapat mempercepat pemadaman di titik-titik api yang sulit dijangkau secara darat.

Hari ini, BNPB akan memberikan dukungan dengan menerjunkan satu unit helikopter yang didatangkan dari Palangkaraya. Semoga dukungan ini bisa mempercepat proses pemadaman api dan meminimalkan kerusakan lingkungan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Karhutla Gunung Bromo

Berapa luas area yang terbakar dalam Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 70 Hektare? Berdasarkan data resmi pada 6 Agustus 2024, luas area yang terdampak mencapai 70 hektare. Angka ini mencakup berbagai jenis vegetasi seperti cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.

Kapan dan di mana kebakaran dimulai? Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Senin, 3 Agustus 2024, pukul 17.00 WIB di wilayah Ranu Pani, Kabupaten Probolinggo. Sejak saat itu, api terus menyebar ke area sekitarnya.

Bagaimana dampak terhadap wisatawan? Balai Besar TNBTS menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo sejak Senin, 3 Agustus pukul 22.00 WIB. Akses dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang juga ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditetapkan.

Apa bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat? BNPB mengirimkan satu unit helikopter dari Palangkaraya pada Kamis, 6 Agustus 2024. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung operasi pemadaman di titik-titik api yang sulit dijangkau secara darat.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam penanganan bencana? Pihak-pihak yang terlibat meliputi BPBD Jawa Timur, TNBTS, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Polhut, dan para relawan. Kolaborasi intensif dilakukan untuk mempercepat proses penanganan.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *