𝕏 f WA
Pendidikan

Viral Netizen Adukan Data Anak Dicatut untuk Pendaftaran Dapodik, tapi Terdaftar di Sekolah

Viral Netizen Adukan Data Anak Dicatut untuk Pendaftaran Dapodik, tapi Terdaftar di Sekolah
Foto : David Jackson - nusautama.com

Netizen Keluhkan Data Anak Dicatut Saat Pendaftaran Dapodik

Nusautama.com – Kasus Viral Netizen Adukan Data Anak Dicatut untuk Pendaftaran Dapodik kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak orang tua yang merasa kecewa setelah menemukan bahwa informasi pribadi putra-putri mereka telah digunakan tanpa persetujuan dalam sistem pendataan nasional. Isu ini semakin ramai setelah sejumlah wali murid menyadari nama anak mereka terdaftar sebagai peserta didik di lembaga pendidikan yang sama sekali tidak pernah mereka kunjungi.

Bagaimana Kasus Ini Menjadi Viral?

Unggahan-unggahan di platform Threads memicu gelombang kekhawatiran publik mengenai perlindungan data peserta didik. Banyak orang tua yang baru menyadari adanya masalah ini setelah melakukan pengecekan mandiri melalui situs resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Mereka menemukan bahwa data anak mereka telah dicatat di sekolah yang berbeda dari tempat mereka bersekolah saat ini.

Salah satu pengguna Threads dengan nama @lellyndani menjadi salah satu yang pertama kali menyoroti masalah ini. Ia mengungkapkan bahwa ia mengetahui adanya masalah serupa setelah membaca cerita dari pengguna lain yang mengalami hal yang sama.

“Barusan ada thread lewat, katanya data anaknya dipakai daftar Dapodik tanpa sepengetahuan. Pas aku cek data anakku, ternyata anakku juga sudah terdaftar Dapodik di sekolah yang enggak dia tempati,” tulisnya, dikutip Rabu (5/8).

@lellyndani menjelaskan kronologi lengkap kejadian tersebut. Sebelumnya, anaknya pernah mengikuti kegiatan mengaji di sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Tempat tersebut berlokasi dalam satu bangunan dengan Raudhatul Athfal (RA). Ketika itu, pihak TPQ meminta fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan ia pun memberikannya tanpa curiga.

Berdasarkan penjelasan dari guru mengaji, TPQ memang memiliki kebiasaan mendaftarkan murid-muridnya ke dalam sistem Dapodik. Namun, hal ini memunculkan pertanyaan besar apakah praktik tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang menjadi masalah utama, saat ini anaknya sudah bersekolah di TK A. Namun, data pada Dapodik masih menunjukkan bahwa ia terdaftar di sekolah lain yang tidak pernah ia tempuh.

Langkah yang Dapat Dilakukan Orang Tua

Kasus serupa juga dilaporkan oleh akun Threads @alwyanipb. Ia menyebutkan bahwa anaknya juga tercatat di sekolah yang berbeda dari tempat belajar saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa masalah pencatutan data bukan kejadian tunggal, melainkan fenomena yang meluas di berbagai daerah.

Dalam unggahannya, @alwyanipb membagikan langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan orang tua. Pertama, cari informasi mengenai sekolah atau lembaga pendidikan yang tercantum dalam data tersebut. Setelah itu, hubungi pihak pengelola untuk meminta penghapusan data apabila memang anak tidak pernah bersekolah di sana.

Sebagai alternatif yang lebih praktis, ia menyarankan orang tua untuk segera menghubungi guru atau pihak sekolah tempat anak saat ini bersekolah. Dengan demikian, pihak sekolah dapat membantu proses perbaikan data melalui mekanisme yang berlaku. Komunikasi yang baik antara orang tua dan sekolah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan masalah ini.

Pentingnya Keamanan Data Anak

Kasus Viral Netizen Adukan Data Anak ini menyoroti pentingnya keamanan data pribadi di era digital. Orang tua perlu lebih waspada dalam memberikan informasi pribadi, terutama fotokopi dokumen penting seperti Kartu Keluarga. Selain itu, pemahaman tentang sistem Dapodik juga perlu ditingkatkan agar orang tua dapat memantau data anak mereka secara berkala.

Kemendikdasmen diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai prosedur pendaftaran yang benar. Dengan adanya panduan yang jelas, diharapkan kasus serupa dapat diminimalisir di masa depan.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Ini

Apa itu Dapodik? Dapodik adalah singkatan dari Data Pokok Pendidikan, yaitu sistem pendataan nasional yang digunakan untuk mengelola informasi peserta didik, guru, dan sekolah di Indonesia.

Bagaimana cara mengecek data anak di Dapodik? Orang tua dapat mengecek melalui situs resmi Kemendikdasmen dengan memasukkan nomor induk siswa atau nama lengkap anak.

Apa yang harus dilakukan jika data anak dicatut? Hubungi sekolah tempat anak bersekolah atau lembaga yang mencantumkan data anak untuk melakukan perbaikan data sesuai prosedur yang berlaku.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *